Istihadloh atau Darah Kotor: Apa Kata Dokter dan Ustadzah?

  • Home / Pesantren / Istihadloh atau Darah…
Istihadloh atau Darah Kotor: Apa Kata Dokter dan Ustadzah?

Istihadloh atau Darah Kotor: Apa Kata Dokter dan Ustadzah?


Dalam rangka memperingati hari Kartini pada 21 April 2021, organisasi Impressive Santri mengadakan webinar edukasi bertema istihadloh. Di dalam dunia pesantren, istihadloh mungkin sudah sering didengar bahkan dipelajari di dalam kelas. Istihadloh, atau dalam medis dikenal sebagai abnormal menstrual bleeding, adalah darah yang keluar selain darah haid atau nifas. Hukumnya suci, sehingga perempuan yang mengeluarkan darah istihadloh tetap wajib melaksanakan ibadah wajib seperti sholat dan puasa ramadhan. Mempelajari hukum darah yang keluar dari farji wanita dihukumi wajib karena berkaitan dengan perkara kesucian saat menjalankan ibadah wajib. Maka dari itu, pesantren sebagai institusi pendidikan agama islam memberikan santri bekal ilmu tersebut baik kepada santri laki-laki maupun perempuan. Sayangnya, santri seringkali lebih fokus pada bagaimana menghitung dan menghukumi istihadloh, namun jarang yang mempelajari sebab dan dampak dari istihadloh dari segi kesehatan.

Atas dasar hal tersebut, organisasi Impressive Santri melaksanakan webinar Kesehatan reproduksi mengenai istihadloh dari perspektif fiqh dan medis. Tujuan dari webinar ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta webinar yang terdiri dari santri dan peserta umum, mengenai bagaimana menghukumi istihadloh, dan menyikapinya, sehingga kesehatan dan organ kewanitaan tetap sehat dan terjaga.

Webinar gratis kami diikuti oleh lebih dari 200 peserta dan berlangsung selama 2.5 jam. Kami mengundang ustadzah Nur Amiroh dan dr.Chaliatul Mukaromah sebagai narasumber. Ustadzah Nur Amiroh adalah influencer di social media Instagram yang fokus memberikan edukasi seputar fiqh kewanitaan. Sedangkan dr. Chaliatul adalah dokter umum yang juga lulusan pondok pesantren Lirboyo sehingga paham betul mengenai fiqh kewanitaan.

Dari kegiatan webinar tersebut, ditarik kesimpulan bahwa dalam menyikapi istihadloh secara fiqh, penting untuk para wanita mencatat setiap darah yang keluar. Mulai dari hari dan jam berapa darah tersebut keluar, berapa lama, termasuk bagaimana sifat dan warna darah tersebut, sehingga memudahkan dalam menghukumi darah yang keluar. Selanjutnya dari segi medis, istihadloh dapat muncul karena beberapa faktor seperti kelainan organ, stres, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat. Jika dirasa sudah sangat mengganggu, maka disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Bagi para pembaca, jangan takut tertinggal kegiatan webinar kami karena bisa diikuti melalui rekaman di akun youtube kami https://www.youtube.com/watch?v=vxO31fwvKaY&t=2s

Leave a Reply